NkuCQmWxWJeSXeuAqt7LBjq580vp0ecgQCp0WTk2

Pandanganku Tentang 'Keluarga' Saat Menjadi Mahasiswa


Ini sebuah opini singkat dari aku jika kamu ikut terjun dan aktif kegiatan-kegiatan dari organisasi di kampus, untuk menimbang dari sudut pandang yang saya ambil, yakni keluarga, dan akan dijabarkan di tulisan ini.


Selama menjadi mahasiswa ketika telah mengikuti satu atau beberapa organisasi, kamu mungkin mungkin akan menjadikannya alasan menjauh dari keluarga atau orang di rumah karena suatu hal? No, seharusnya tidak seperti ini, jangan sampai kita menjauhi keluarga di rumah ya, dengan alasan banyak kegiatan.


Mau kelihatan sibuk tapi malah norak, jika memang alasan sibuk di organisasi? Sesibuk apa sih kamu? Dapat apa sih kamu? Coba deh, lihat anggota keluargamu yang bahkan punya jabatan lebih tinggi, apa mereka tidak punya waktu buat keluarga?


Cobalah renungkan pemahaman ini, siapa tahu bisa menyingkap lebih lebar sayap pikiranmu. Ini adalah beberapa tips agar tidak menjauh dari keluarga saat menjadi ‘mahasiswa sibuk’.


Keluarga Adalah Prioritas

Keluarga adalah orang-orang yang mampu menerima kita apa adanya, terutama orangtua. Bilamana kamu kamu menyadari asumsi itu, beberapa hal-hal yang sering muncul seperti orangtua ngomel atau marah yang membuat kamu atau seseorang berpikir “Keluargaku sering menekanku nih.”, coba deh kalian buka pikiran lebih dalam, renungkan lagi.


Dibalik marah itu pasti ada sesuatu yang mendasarinya, orangtua marah karena menganggap kita salah, meskipun demikian kamu tidak perlu berpikir macam-macam. Apa kalau kamu berbuat salah orangtua akan membuang kamu? Tidak, kan?


Ya memang mungkin orangtua sering marah, tapi itulah wujud kasih sayang orangtua. Saat kita bodoh kita di sekolahkan, bahkan dilatih caranya makan dan berjalan. Saat tidak punya uang diberi uang, sungguh baiknya, tapi terkadang kita lupa dengan mereka, sungguh menyedihkan. Tetap sayangi keluargamu ya, apapun keadaannya jadikan keluarga adalah prioritas kita.


Bagi Waktu Kegiatan Organisasi dan Momen Bersama Keluarga

Luangkan sedikit waktumu untuk keluarga entah seminggu sekali atau bahkan beberapa kali. "Aku anak organisasi ya, jadi ga ada waktu", itu bukan ga ada waktu hanya saja tidak mau menyempatkan. Ya kalau Senin sampai Sabtu sudah di kampus terus malam Minggu sama pacar (uhukk), usahakan hari Minggu di rumah atau sekedar ikut kumpul keluarga besar, traveling-an bersama misalnya. Tidak susah kog bagi waktu, bisa lihat jadwal dulu haha.


Terbuka dan Kembangkan Obrolan Bersama Keluarga

Buset masalah banyak, ga ada tempat curhat lagi mau cerita sama teman takut dicuekin. Tenang ada keluarga ya, coba deh keluh-kesahin masalah ke keluarga terutama orang tua, pasti deh ada jalan keluarnya. Tapi, kalau orangtua sibuk gimana ditambah saudara juga sama sibuknya? Kan masih punya paman, bibi dan saudara lainnya. Pasti ada yang mau sekedar mendengar keluh kesahmu atau bahkan mampu memberikan nasihat.


Banyakin waktu buat sekedar chatting atau ngobrol langsung sambil ngopi, ga harus bicarain masalah aja. Kadang ngobrolin hal-hal ga penting juga bisa membuat seseorang lebih dekat. Jangan takut ga ada bahan pembicaraan ya, kamu bisa coba mendiskusikan tentang impianmu atau sekedar hobimu.


Ya memang tidak semua orang berpikiran sama dan seirama denganmu, tapi bukan berarti dia tidak kompeten di bidangmu. Kamu juga bisa sekedar curhat tentang materi kuliah, terkadang tidak harus terpecahkan karena dengan bercerita kita bisa membagi sedikit beban.


Jangan menjauhi keluarga hanya karena orang-orang yang kau anggap lebih memahamimu atau bahkan yang kau anggap lebih menyayangimu (pacar contohnya), so jangan terlena dengan kasih sementara masih ada keluarga yang menanti senyumanmu dan keberhasilanmu. Yang terakhir salam buat keluargamu ya. :))


Related Posts
brilliant.blog
"Jika kamu bukan pemanah yang jitu, pastikan kamu punya banyak anak panah untuk memanah satu sasaran"

Related Posts

Posting Komentar